Senin, 06 Mei 2013

Mulai Dari Mana

Harus ku mulai dari mana Kala hati semakin merana Sementara sepi kian memaksa Dia berkata; Aku harus berbicara Beribu puisi telah aku rangkai Beribu sajak telah aku urai Mewakili hati yang sepi Mewakili jiwa yang nyeri Sementara siang kian meradang Sebentar lagi berubah petang Aku masih saja terdiam Dengan pemikiran yang merajam Sementara sepi kian memaksa Agar aku lekas berbicara Dan lantang dalam bersuara Selayak hidup dalam dunia Namun apalah daya Aku bisu, Aku bungkam Aku tetap diam Dan mungkin selamanya diam

Tidak ada komentar: