semoga blog ini bisa menjadi inspirasi teman teman sekalian....!!!! bila ada yang di butuhkan silahkan di copas,,,,,!!!!!!!!! THANKS
Tampilkan postingan dengan label tentang cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tentang cinta. Tampilkan semua postingan
Senin, 06 Mei 2013
~Jangan Ada Penyesalan~
Kita tidak perlu mencari alasan.
Mengapa mencintai.
Biarkan cinta tumbuh sendirinya.
Alasan apapun kita tak tahu kita cinta.
Tidak perlu ada penyesalan.
Pada cinta tidak bersahabat.
Hapuskan nama yang telah tersiksa.
Mulailah hidup baru dengan harapan.
Saat bertemu dengannya.
Katakan aku tak peduli.
Saat dirinya pergi.
Katakan atas nama cinta ku menanti.
Hapus airmata demi ketegaran.
Jangan tangisi kepergiaannya.
Tangisi dengan bahagiamu.
Kau pernah memiliki cintanya walau raga tak termiliki.
Mungkin Tuhan menginginkan bertemu.
Dan bercinta dengan orang yang salah.
Tapi kita harus mengerti.
Bagaimana berterimakasih atas Kurnia-NYA itu.
KABUT
Kabut tipis diketinggian gede pangrango
Melukiskan kisah tentang sekeping hati
Yang terpisah jarak yang terentang
Mencipta rindu yang tak pernah hilang
Kusibak kabut yang menghalangi langkahku
Mencoba mencari bunga abadi yang terhampar
Bagaikan cinta sejati yang tak pernah layu
Walaupun waktu tlah berlalu menjauh
Di antara bunga-bunga abadi
Kutemukan kuncup mawar merah yang merekah
Menciptakan setitik harapan yang membuncah
Mungkinkah jumpa kan terjadi?
DIMANAKAH MATAHARIKU?
Ku berjalan tanpa henti
Di keheningan malam yang dingin itu
Tanpa tau arah dan tujuan ku terus melangkah
Dengan hati penuh harapan
harapan ku begitu menggebu
hingga dinginnya malam yang sungguh dingin
dan menusuk di dalam tulang-tulangku..
aku masih mampu melangkah
itu semua hanya untuk kau
hanya untuk bertemu kau yang ku puja selama ini..
sosok wanita yang telah lama tak jumpa
sosok wanita yang mengisi relung hati yang kosong ini..
sosok wanita yang mampu meluluhkan hati ini…
sang rembulan kini telah tertidur
seraya sang mentari muncul dengan sinarnya yang indah
yang sinarnya mampu menghangatkan tubuh ini…
kini aku gelisah..
kini aku gundah
dimana kini kau berada?
Tanpa jawaban kau pergi!
Tidakkah kau tau aku disini menanti
Jawabmu
Karena walupun itu
Jawaban yang menyayat hati
Aku akan terima
Namun,yang ku mau sekarang
Bertemu denganmu lagi..
Bercanda,tertawa bersamamu lagi
Karena
Hari-hari terasa layu dan sepi tanpamu
HARAPAN YANG TERPENDAM
Malam begitu syahdu
Malam begitu indah
Ketika engkau disisi
Menatap kilauan bintang-bintang bersama denganmu
Ditengah angkasa nan luas..
Andai salah satu bintang itu jatuh
Ingin ku berharap..
Inginnya aku menjagamu
Inginnya aku selalu disisimu…
Selalu di sampingmu…
Selalu pula bisa menatapmu..
Ohk..malam ini begitu dingin..
Namun kau di sini
Di sampingku?
Hingga rasa dingin di tubuh ini sirna..
Ku inginkan engkau juga menghangatkan hati ini…
Hati yang sekian lama
Beku tak mencair
Dan ku berharap ku dapat memilikimu
Seutuhnya duhai gadis dambaan hatiku..
KASIH APA KAU MERASAKAN APA YANG KURASA
Dari selembar kertas aku bertanya?
Dari seuntai nada aku berkata
Andai malam ini
Aku sudah thag akan melihat dirimu lagi
Izinkanlah aku berkata kepadamu
Wahai sayangku..
Malam mengalunkan angin seraya kau pergi,
Meningalkan aku disini…
Kau pergi untuk menjalankan tugasmu..
Tugas unuk mewangikan negara ini kasih…
Wahai kau pahlawan di hatiku..
Doa yang melantun dari bibir merah ini
Semua terangkai untukmu kasih…
Kasih,,cepatlah kembali kasih..
Karena aku thag mampu
Jika dimalam-malm sepi seperti ini
Dikau thag ada lagi disisiku..
Kasih sungguh aku sangat merindukan dirimu..
RESAHKU
Malam ini semua tampak semu
Purnama yang dulu cerah mencerahkan hatiku
Kini berubah menjadi purnama yang kelabu..
Jika aku memang tak pernah ada lagi dihatimu
Tinggalkanlah aku kasih
Sungguh sakit diri ini
menanggung rindu yang kian lama seperti
menusuk kalbu ini…
sudah sekian lama kau tak kunjung datang
sudah sekian hari-hari
kulewati dengan tetesan air mata
berharap kau segera datang
dan ku dapat memelukmu
melepaskan rindu yang menjerat jiwa ini kasih,,
walupun semuanya berakhir dan tak seindah janji yang terukir di bibir merah itu
MENANTI JAWABAN
Dingin,pilu,sedih
Tak seorang mengerti aku
Tentang dia yang ku sayang..
Jauh sudah aku melaju
Melaju tanpa henti
Untuk bisa temukan jawaban?
Jawaban yang mungkin katakana ku dapati/?
Mengapa?
Mengapa?Kau ingin pergi dari kota ini
Kota kenangan kita
Mengapa kau pergi?
Mengapa pertemuan ini begitu singkat?
Mengapa ku di pertemukan
Jika akhirnya kau akan pergi
Mengapa harus berjumpa
Bila berakhir dengan kepedihan
Kepada siapa ku bertanya?
Semua membisu!
Kini ku hanya dapat merelakanmu..
Merelakan mu pergi tanpa ku tahu jawaban hatimu
hingga
Hingga detik ini
Hingga hari ini
Hingga bulan ini bahkan
Aku masih menyayangimu
Aku masih mencintaimu
Aku masih menyukaimu
Walaupun..
Waktu telah berlalu begitu lamanya
dan aku tlah dimiliki orang lain
Tapi cintaku..
Cintaku untukmu takkan pernah lekang oleh waktu
Cintaku takkan kubri untuk orang lain slain dirimu
Cintaku abadi hanya untuk dirimu
Cintaku bukanlah ia yang memiliki
Karena..Hanya kau yg ada dihati ini
Hanya namamu yg sudah terukir abadi
Hanya dirimu yg sanggup menenangkan hati yg galau ini
Hanya kau..tak ada lagi yang lain
Sabtu, 04 Mei 2013
mawar
mawar
mawar yang dulu aku puja
kini telah pergi
kini dia telah layu
disini aku mulai kesepian
karna bunga pujaanku telah layu
aku mulai menata semangatku yang baru
aku mulai semangat untuk hidup
dan dengan seiring berjalannya waktu
aku mulai menemukan bunga mawar yang laen
bunga yang masih kuncup
namun sudah menampakkan keindahannya
ingin rasanya aku memtiknya
untuk singgah di hatiku
namun ketakutanku akan keadaan yang tak dapat aku hindarkan lagi
aku hanya bisa menyimpan rasa ini
di dalam hati kecilku
dan mencoba mendekatinya dan memetik cintanya
Setapak jalan gelap
setapak jalan gelap
pada malam ini bulan tak menampakkan sinarnya
keadaan dimuka bumi ini terlihat sangat gelap
didepan mataku teelihat setapak jalan gelap
kumenapaki jalan itu sendiri
dengan membawa luka perih ini
amat dan amat sangat perih
diperjalananku itu tak terasa air mataku menetes secara perlahan
mengalir dengan lembut
menyusuru jalan yang telah dicipatakan sang ilahi
ya allah.... berilah keterangan
dijalan yang gelap ini
aku ingin tersenyum
aku ingin bahagia
tanpa ada rasa sakit
di relung detak jantungku
aku tak ingin kecewa karna cinta untuk yang Kesekian kalinya
Rabu, 01 Mei 2013
Aku Tanpa Mu
Seperti burung yg terbang dengan satu sayap
Mampu melintas awan. tapi dengan rasa sakit yg tak tertahan
Seperti gelap malam yang hanya di temani bulan, tanpa bintang.
Tanpa rasi yg membentuk gugusan-gugusan indah
Mampu temani jiwa-jiwa sepi meski tanpa keindahan sempurna
Seperti mentari yg kekurangan cahaya
Tak mampu menghangatkan meski mampu tuk sedikit menerangi
Seperti aku yang kehilangan setengah nyawa
Masih mampu berdiri meski raga terlalu rapuh
Terselip segumpal luka dalam senyumku
Kehilangan yang teramat perih, perih, sangat perih
Tersiksa batin, tersiksa hati, tersiksa seluruh jiwa-jiwaku.
Kerinduan
Di sekelip cemasku yang mendalam
Terselip kerinduan yang mendalam
Pada gelisahku yang kian gusar
Cemburu di hatiku mulai terbakar
Cemas dengan ketiadaanmu
Rindu akan kehadiranmu
Gelisah menanti kedatanganmu
Cemburu tak menentu
Duhai kau insan tersayang
Jauh pergimu ke tanah seberang
Menyisakan bayangmu dalam bingkai kenang
Akankah engkau segera pulang ?
Cemasku membias curiga
Cemburuku kian membara
Sedang rinduku mengharap
Semua itu hanya prasangka
Wahai insan tercinta
Bilakah kau rasa apa yang kini ku rasa
Ketika tanpamu waktuku berlalu hampa
Adakah kan datang suatu masa untuk kita kembali bersua.
Akuilah Cinta
Kita tahu
kita percaya
bahwa rasa itu tumbuh sekian lama
dan bernaung di dalam hati
menunggu detik agar mewujudkanya
menjadi kata, kalimat, lalu suara
Aku tak peduli
bila ruang harus menyekat cinta
dan aku mencoba menyeru kepada detik
agar temukan kita di ujung hari
Aku tidak peduli meski dibulan tak berbulan sekalipun
ruang masih saja menyekat cinta
dan aku masih saja mencoba menyeru kepada detik
agar temukan kita di serambi taman surga
Aku tak peduli
bila langit menggulung mendungnya
dan menghujam bumi dengan ribuan bintik
lalu laut mengamuk menyapu karang yang tegar
tanah terkuak menenggelamkan harapan-harapan besar
dan akhirnya tuhan menyeru kepada malaikat maut
untuk bertebaran menyayat ribuan jiwa
Selelah apapun mataku mencari wujudmu
selelah apapun telinga meraba udara mencari suaramu
selelah apapun kaki berjalan, mengukir jejak mengejar bayangmu
apapun yang kau lakukan
bagaimanapun kau menolaknya
cinta akan tetap berada disana
menunggumu mengakui keberadaannya
kau dan aku tahu itu
Kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta
Jangan Buang Waktuku
Terlalu lama aku menunggu
Ungkapan isi hatimu
Namun kau tak pernah mau tau
Kau hanya diam membisu
Jika memang kau tak cinta aku
Janganlah buang waktuku
Lelah ku ikuti inginmu
Tapi kau tak peduli dngan perasaanku
Ku tak mau terus mengalah
Lebih baik aku menyerah
Ku tau cinta tak bisa di paksa
Tapi mengapa kau tak jujur saja
Dari awal kita bersama
Kalo memang di hatimu tak pernah ada rasa
Untuk aku yg mencoba setia
Sakit rasanya...
Bila cinta tak terbalas cinta
tabir
Aku coba ungkap tabir ini
Kisah antara dirimu dan aku
Yang telah terpisahkan oleh ruang dan waktu
Yang telah membuatmu tersudut untuk menunggalkanku
Aku telah merasa kehilangan
Kehilangan cintamu yang telah lama hilang entah kemana
Tak pernah kurasa kau pergi jauh karena salahku
Yang tak pernah menganggap kehadiranmu ada
Asmara telah memisahkan kita berdua
Yang telah mengingatkanku pada dirimu
Bahwa cinta kasihmu telah merasuk kedalam jantungku
Sejujurnya aku tak pernah bisa
Hidup tanpa ada dirimu
Seandainya kamu bisa, mengulang kembali cerita tentang kita
Tak akan pernah aku sia-siakan dirimu untuk yang ke tiga kalinya
LUKA YANG AMAT PEDIH
Aku termanung didaun jendela kamarku melihat keatas bibirku bergumam
Betapa indah masa laluku yang telah membawaku menuju kebahagiaan
Tetapi apa daya seiring berjalannya waktu semua akan berjalan seperti yang dulu
Seperti yang aku harapkan
Seperti yang aku inginkan
Seperti yang aku dambakan yaitu menemukan cinta di depan pintu kesedihan ini
Gemuruh dan halilintar mulai bersahutan
Mulai beradu suara untuk mulai memperlihatkan kejantananmu
Kilat berhamburan keluar ruas langit
Untuk menyaksikan suara itu bersamaku yang masih termenung termangu di daun jendela ini
Perlahan tapi pasti air mulai menetes dan
Menyusuri lekuk dari wajahku
Kali ini aku benar-benar menangis
Meratap
Mengapa hal ini harus terjadi kepadaku
Apa salahku ?
Apa dosaku ?
Cinta yang Tak Pasti
mungkin aku terlalu bodoh untuk mengerti
mungkin aku tak sengaja jg menyakiti
andai aku tau isi hatimu
andai kesempatan itu datang lagi padaku
sekarang mustahil bagiku
bahkan menyentuh bayangmu, aku tak mampu
sekarang aku terpuruk dalam jurang sesalku
dan cinta ni jadi sesak dalam dadaku
aku tau cinta ini sudah tak laku
tapi biarkan cinta ini aku miliki
biarkan cinta ni menjadi bebanku
aku tak peduli
meski menghambat jalanku
aku tau mencintaimu adalah tak pasti
Nyanyian Sukma
Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata;
sebuah laguyang bernafas di dalam benih hatiku,
Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ;
ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya,
dan mengalirkan sayang, Namun bukan menyentuh bibirku.
Betapa dapat aku mendesahkannya?
Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
Kepada siapa aku akan menyanyikannya?
Dia tersimpan dalam relung sukmaku
Kerna aku risau, dia akan terhempas
Di telinga pendengaran yang keras.
Pabila kutatap penglihatan batinku
Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,
Dan pabila kusentuh hujung jemariku
Terasa getaran kehadirannya.
Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya,
Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan.
Air mataku menandai sendu
Bagai titik-titik embun syahdu
Yang membongkarkan rahsia mawar layu.
Lagu itu digubah oleh renungan,
Dan dikumandangkan oleh kesunyian,
Dan disingkiri oleh kebisingan,Dan dilipat oleh kebenaran,
Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan,
Dan difahami oleh cinta,
Dan disembunyikan oleh kesedaran siang
Dan dinyanyikan oleh sukma malam.
Lagu itu lagu kasih-sayang,
Gerangan ‘Cain’ atau ‘Esau’ manakahYang mampu membawakannya berkumandang?
Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:
Suara manakah yang dapat menangkapnya?
Kidung itu tersembunyi bagai rahsia perawan suci,
Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?
Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?
Siapa yang berani membandingkan deru alam, Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian?
Siapa berani memecah sunyi
Dan lantang menuturkan bisikan sanubari
Yang hanya terungkap oleh hati?
Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan?
Madah Cinta Satu Harapan
Wahai….sayang ku!
Adakah engkau mendengar suara ku ini?
Adakah engkau mendengar keluhan hati ku ini?
Adakah englau mendengar jeritan jiwaku ini...?
Sedangkan engkau jauh dari ku…
Jauh dirantauan orang…!
Wahai….manis ku!
Apa yang harus ku katakkan pada mu?
Ketika engkau tiada disisi ku
Seribu kerinduan telah membakar diri ku
Seribu penyesalan telah melanda diri ku
Seribu kenangan menyerang diri ku..!
Tanpa mu Siapalah aku..!
Wahai…sayang ku!
Tahukah engkau…
Betapa diriku ini
Sentiasa gelisah menanti kepulangan mu
Betapa diriku ini
Sentiasa terbayang senyuman manis mu
Betapa hatiku ini
Merasa kekosongan tanpa kehadiran mu
Betapa diriku ini
Merayu mengharap kepulangan mu!
Wahai ….sayang ku!
Maafkan daku…
Wahai…sayang ku!
Kembalilah kepada ku..!
cinta
Inginku Milikku Dirimu..
Terlalu lama ku pendam
Semua rasa ini padamu
Kini ku sudah tak tahan
Ku ingin kau tau semua..
Aku lebih dulu mencintaimu
Aku lebih dulu mengenalmu
Bukannya dia..
Cinta itu harus diungkapkan
Cinta itu harus memiliki
Tak kan kulepaskan dirimu
Memang tinggi egoku
Namun.. ingin ku miliki dirimu..
Demi cinta yang t`lah lama ku pendam
Demi mengganti semua pengorbanan
Yang t'lah ku lakukan untukmu
Kau harus jadi milikku..
Langganan:
Postingan (Atom)