Tampilkan postingan dengan label pendidikan bahasa inggris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan bahasa inggris. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Mei 2013

Pengertian, Rumus, dan Contoh Present Perfect Tense

Pengertian Present Perfect Tense Present perfect tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk mengungkapkan suatu aktivitas atau situasi yang telah dimulai di masa lalu dan telah selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu atau masih berlanjut sampai sekarang. Rumus Present Perfect Tense Present perfect tense dibentuk dengan auxiliary verb “have” atau “has”, dan past participle (verb-3). Have digunakan untuk I, you, they, we, sedangkan has untuk he, she, it, dan orang ketiga tunggal. Sedangkan past participle dapat berupa irregular maupun regular verb. Dengan demikian rumus present perfect tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut. Jenis Kalimat Rumus Contoh Present Perfect Tense positif (+) S + aux. verb(have/has) + V-3/past participle I have read He has left negatif (-) S + aux. verb(have/has) + not + V-3/past participle I have not read He hasn’t left interogatif (?) aux. verb(have/has) + S + V-3/past participle Have I read Has he left Contoh Present Perfect Tense Beberapa contoh present perfect tense dengan fungsi-fungsinya adalah sebagai berikut. Fungsi Contoh Present Perfect Tense Present perfect tense untuk mengungkapkan kejadian di masa lalu tanpa peduli kapan tepatnya terjadi. Can you recommend the most delicious seafood restaurant in this town? Yes, I’ve visited all of them. (Dapatkah kamu merekomendasikan restoran seafood paling lezat di kota ini? Ya, saya telah mengunjungi semuanya.) I’ve read this book. (Saya sudah membaca buku ini.) Present perfect tense untuk menunjukkan bahwa suatu aksi terjadi berulang kali dimasa lampau. She has called you three times. (Dia sudah meneleponmu tiga kali.) Present perfect tense untuk mengungkapkan aktivitas atau situasi yang dimulai pada masa lampau kemudian dilanjutkan sampai sekarang (belum selesai). I have lived in Cilegon for 3 months. (Saya telah tinggal di Cilegon selama 3 bulan.) She has studied in French since April. (Saya telah sekolah di Perancis sejak bulan April.) My brother has worked already/lately/ up to now. (Saudaraku sudah bekerja sampai sekarang.) Present perfect tense untuk membicarakan event yang baru saja terjadi. I’ve just sent you an email. (Saya baru saja mengirimkan kamu email.) The rain’s just stopped. (Hujan baru saja berhenti.) [the rain's = the rain has; lihat contraction & apostrophe] Semoga tulisan pengertian, rumus, dan contoh present perfect tense ini bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan. Feel free to comment! :).

Pengertian, Rumus, dan Contoh Past Future Tense

Pengertian Past Future Tense • Past future tense atau “future in the past” adalah suatu bentuk kata kerja untuk membicarakan masa depan dari perspektif masa lalu. Lebih spesifik, bentuk ini digunakan untuk menyatakan suatu aksi yang akan dilakukan, baik secara sukarela maupun yang direncanakan, membuat prediksi, dan membuat janji dimasa depan pada saat berada dimasa lalu. • Past future tense sering digunakan pada reported speech. Rumus Past Future Tense Past future tense dibentuk dari modal “would” dan bare infinitive (bentuk dasar verb) atau dibentuk dari auxiliary verb “be” (was, were), present participle “going”, dan infinitive Apa itu infinitive? Infinitive merupakan bare infinitive yang diawali atau tanpa diawali preposition “to”. Dengan demikian rumus past future tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut. Jenis Kalimat Rumus Past Future Tense Contoh Past Future Tense positif (+) S + would + bare infinitive S + was/were + going to + bare infinitive He would forgive you. Lia was going to give two beautiful scarfs to her friend. negatif (-) S + would + not + bare infinitive S + was/were + not + going to + bare infinitive He wouldn’t forgive you. Lia wasn’t going to give two beautiful scarfs to her friend. interogatif (?) Would + S + bare infinitive? Was/were + S + going to + bare infinitive ? Would he forgive you? Was Lia going to give two beautiful scarfs to her friend? Contoh Past Future Tense Beberapa contoh past future tense dengan fungsi-fungsinya adalah sebagai berikut. Fungsi Contoh Past Future Tense Past future tense untuk menyatakan suatu aksi yang akan dilakukan secara sukarela (would). I knew you would prepare all the things for the meeting. (Saya tau kamu akan mempersiapkan segala hal untuk pertemuan tersebut.) Past future tense untuk menyatakan aksi yang direncanakan (was/were going to). They told that they were going to visit Lombok. (Mereka mengatakan bahwa mereka akan mengunjungi Lombok.) I thought she was going to enroll the course. (Saya pikir dia akan mendaftar kursus tersebut.) Past future tense untuk dapat digunakan untuk membuat janji (would). My uncle told me that he would come on time. (Paman saya mengatakan pada saya bahwa dia akan datang tepat waktu.) She promised she would give me a box of banana cake. (Dia berjanji dia akan memberi saya sekotak bolu pisang.) Past future tense untuk dapat digunakan untuk membuat prediksi (would & was/were going to). My father had a strong feeling that the weather would be warm. (Ayah saya punya perasaan kuat bahwa cuaca akan hangat.) I thought that the authorities were going to investigate all allegations of fraud. (Saya pikir otoritas itu akan menyelidiki semua dugaan penipuan.) Bentuk Pasif dari Past Future Tense Rumus bentuk pasif dari past future tense adalah sebagai berikut. S + would + be + Verb-3 / Past Participle atau S + was/were + going to + be + Verb-3 / Past Participle Contoh Active dan Passive Past Future Tense: No Active Past Future Tense Passive Past Future Tense 1 I knew she would finish the task in an hour. (Saya tau dia akan menyelesaikan tugas tersebut dalam satu jam.) I knew the task would be finished in an hour. (Saya tau tugas tersebut akan diselesaikan dalam satu jam.) 2 We thought Rizma was going to buy a new car. (Kami pikir Rizma akan membeli sebuah mobil baru.) We thought a new car was going to be bought by Rizma. (Kami pikir sebuah mobil baru akan dibeli oleh Rizma.) Semoga tulisan pengertian, rumus, dan contoh past future tense ini bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan. Feel free to comment! :)

Pengertian, Rumus, dan Contoh Past Perfect Continuous Tense

Pengertian Past Perfect Continuous Tense Past perfect continuous tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk mengungkapkan suatu aksi (dengan durasi waktu tertentu) telah selesai pada suatu titik waktu tertentu dimasa lalu. Rumus Past Perfect Continuous Tense Past perfect continuous tense dibentuk dengan auxiliary verb had dan been dan present participle. Secara umum past perfect continuous tense hanya terjadi pada aksi berupa dynamic verb, tidak stative verb karena umumnya hanya dynamic verb yang memiliki bentuk continuous. [Baca: Stative Verb dengan Bentuk Progressive] Dengan demikian rumus past perfect continuous tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut. Jenis Kalimat Rumus Contoh Past Perfect Continuous Tense positif (+) S + had + been + V1-ing/present participle Lia had been walking The labors had been demonstrating negatif (-) S + had + not + been + V1-ing/present participle Lia had not been walking The labors hadn’t been demostrating interogatif (?) had + S + been + V1-ing/present participle Had Lia been walking Had the labors been demonstrating Contoh Past Perfect Continuous Tense Beberapa contoh past perfect continuous tense dengan berbagai fungsinya adalah sebagai berikut. Fungsi Contoh Past Perfect Continuous Tense Past perfect continuous tense untuk mengekspresikan aksi yang panjang di masa lampau sebelum aksi lainnya terjadi. When the guests came, we had been waiting for an hour. (Ketika para tamu datang, kita telah menunggu selama satu jam.) He had been standing in front of the door for thirthy minutes before it was opened. (Dia telah berdiri di depan pintu selama tiga puluh menit sebelum dibukakan.) Past perfect continuous tense untuk memberitahukan berapa lama sesuatu terjadi (period of time) atau sampai waktu tertentu di masa lampau. She was annoyed since she had been waiting for 2 hours on the bus station. (Dia kesal karena telah menunggu selama 2 jam di halte bus.) By the time the teacher came, the students had been reading a half part of the text. (Pada waktu guru datang, para siswa telah membaca separuh bagian dari teks.) I had been working with my computer all day, and all I wanted to do was eat some chocolate. (Saya telah bekerja dengan komputer sepanjang hari, dan yang ingin saya lakukan adalah makan coklat.) Semoga tulisan pengertian, rumus, dan contoh past perfect continuous tense ini bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan. Feel free to comment! :)

Pengertian, Rumus, dan Contoh Simple Present Tense

Pengertian Simple Present Tense Simple present tense adalah suatu bentuk kata kerja untuk menyatakan fakta, kebiasaan, dan kejadian yang terjadi pada saat sekarang ini. Bentuk kata kerja ini paling sering digunakan dalam bahasa Inggris. Penjelasan dan Rumus Simple Present Tense Simple present tense dibentuk dari verb-1 (present tense) atau linking verb “be” (is, am, are). Apa itu verb-1? Verb-1 merupakan bare infinitive dengan tambahan -s atau -es khusus untuk subject berupa singular noun (kata benda tunggal: Tita, book, car) atau third person singular pronoun (kata ganti orang ketiga tunggal: she, he, it). Dengan demikian rumus simple present tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut. Jenis Kalimat Rumus Contoh Simple Past Tense positif (+) S +/- auxiliary (do/does) + V-1 S + be(am/is/are) She likes eating out The children are naughty. negatif (-) S + aux. verb(do/does) + not + bare infinitive S + be(am/is/are) + not She doesn’t like eating out The children aren’t naughty interogatif (?) Do/Does + S + bare infinitive Be(am/is/are) + S Does she like eating out Are the children naughty Catatan: Pada kalimat positif, normalnya auxiliary verb (do/does) tidak digunakan, melainkan hanya digunakan jika perlu untuk memberi penekanan pada keharusan melakukan aksi kata kerja. Simple Present Tense vs Present Continuous Tense Aktivitas atau kejadiaan pada simple present tense terjadi pada saat ini (present) namun tidak benar-benar sedang berlangsung seperti present continuous tense. Berikut perbandingannya. • Simple present tense: He sleeps without a pillow. (Dia tidur tanpa bantal. ≈ habit) • Present continuous tense: He is sleeping without a pillow. (Dia sedang tidur tanpa bantal) Contoh Simple Present Tense Beberapa contoh simple present tense dengan fungsi-fungsinya adalah sebagai berikut. Fungsi Contoh Simple Present Tense Simple present tense digunakan pada habitual action (kebiasaan) dengan menggunakan adverb of frequency atau adverb of number. He always consumes low GI rice. (Dia selalu mengonsumsi beras rendah GI.) She sends much money to her parents in the village every month. (Dia mengirimkan banyak uang kepada orangtuanya di desa setiap bulan.) Factual (kebenaran umum/fakta yang tak terbantahkan) The sun rises from the east and sets in the west. (Matahari terbit dari ufuk timur dan tenggelam di ufuk barat.) Water boils at 100 degrees Celcius. (Air mendidih pada suhu 100 derajat celcius.) Simple present tense digunakan untuk membuat simple statement yang berlaku general (berlaku kapan saja) maupun tidak general (menggunakan verb be). I live in Jakarta. (Saya tinggal di Jakarta) She is so beautiful. (Dia sangat cantik.) He’s angry. (Dia marah.) [tidak general: terjadi sekarang] Simple present tense menggunakan stative verb (non-action verb) untuk menyatakan perasaan (feeling), indera (sense), pikiran (mental state), dan kepemilikan (possession) She love dancing. (Dia suka menari.) I see tears in your eyes. (Saya melihat air mata di matamu.) We agree with the speaker’s opinion. (Kami setuju dengan pendapat pembicara tersebut.) My brother owns a new house. (Saudaraku memiliki rumah baru.) Simple present tense digunakan untuk membicarakan rencana atau jadwal di masa depan namun memiliki jangka waktu dekat dengan sekarang. Umumnya membicarakan tentang transportasi atau event. Verb yang biasa digunakan antara lain: arrive, come, & leave. The ship leaves the harbour this night at 7 o’clock. (Kapal meninggalkan pelabuhan malam ini jam 7.) He arrives from Osaka at 1 pm. (Dia tiba dari Osaka jam 1 siang.) The ceremony starts at nine. (Upacara dimulai jam sembilan.) Simple present tense digunakan untuk memberikan instruksi atau serial aksi. You add a glass of coconut milk into a pan and then boil it. (Kamu tambah segelas santan ke dalam panci lalu rebus.) You go straight ahead then turn left. (Kamu jalan lurus ke depan lalu belok kiri.) Simple present tense digunakan pada if conditional tipe 1. If you meet the naughty boy, your parents will be angry. (Jika kamu bertemu dengan anak nakal itu, orangtuamu akan marah.) I will go swimming if I have free time. (Saya akan pergi berenang jika ada waktu.) Semoga tulisan pengertian, rumus, dan contoh simple present tense ini bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan. Feel free to comment! :)